Warung Bebas

Rabu, 25 April 2012

Dampak Buruk Pemakaian Pakaian Ketat

Dampak Buruk Pemakaian Pakaian Ketat
Dampak Buruk Pemakaian Pakaian Ketat - Demi mendapatkan kesan seksi dan bergaya, busana ketat seringkali jadi andalan. Terlebih lagi untuk kaum hawa yang sering menomor satukan penampilan. Namun, jika ketatnya berlebihan bukan hanya malah merusak penampilan tapi juga menimbulkan efek negatif pada kesehatan. Sebenarnya, tidak masalah jika Anda sesekali mengenakan baju dan busana ketat. Pastikan, Anda menggunakannya tidak dalam waktu lama atau hanya beberapa saat. Mungkin bisa dipakai jika ada event tertentu. Karena  semua itu bisa menimbulkan bahaya.

Berikut ini ada beberapa fakta dari pemakaian Pakaian Ketat seperti dilansir Daily mail.

Celana ketat
Risiko : Nyeri saraf di kaki, nyeri ulu hati, memperburuk hernia
Mengenakan skinny jeans, faktanya bisa membuat jalan Anda jadi tidak normal, tanpa disadari. Penelitian yang dipublikasi dalam Canadian Medical Association Journal, mengungkap jumlah kasus kondisi meralgia paresthetica meningkat seiring tren skinny jeans.
Meralgia paresthetica adalah kondisi penekanan saraf dari arah panggul hingga paha luar. Gejalanya, bisa menimbulkan sensasi kesemutan, mati rasa dan panas seperti terbakar. Tapi, wanita yang beralih dari skinny jeans dan mengenakan celana yang lebih longgar, gejala tersebut diketahui perlahan menghilang setelah empat sampai enam minggu.

Kaus dan kemeja
Risiko: Sakit kepala, nyeri pada mata dan bahu
Kaus dengan dengan kerah bersturuktur dan sangat ketat dapat meningkatkan risiko penyakit mata berat. Hal ini menurut sebuah studi dalam British Journal of Ophthalmology. Kerah yang sangat ketat dapat memberikan tekanan pada vena jugularis di area leher dan menekan bagian internal mata.
Peningkatan tekanan adalah salah satu penyebab utama glaukoma. Kemeja yang terlalu kecil juga dapat membatasi aliran darah ke otak melalui arteri karotis. Kondisi ini menyebabkan sakit kepala, pandangan kabur dan pusing, serta meningkatnya ketegangan di area punggung dan bahu.

Sepatu
Risiko: Infeksi dan jamur, radang jari kaki dan hammer toe
Efek dari terlalu sering mengenakan sepatu yang ketat adalah jempol kaki Anda mengalami kelainan bentuk atau bunion. Ini menimbulkan rasa nyeri yang luar biasa dan harus ditangani dokter untuk mengatasinya. Belum lagi risiko kutu air serta infeksi jamur, karena aliran udara di sepatu yang sempit tak berjalan baik.

Pakaian dalam
Resiko: Infeksi jamur dan masalah kesuburan
Jangan menyepelekan aspek kenyamanan dalam mengenakan pakaian dalam. Biasanya karena ingin mengenakan rok atau celana ketat dan tak ingin garis pakaian dalam terlihat, Anda pun mengenakan G-string. Tapi ini bukan tanpa risiko. Ukurannya yang sangat kecil, tipis dan tentunya ketat, membuat sirkulasi udara tak berjalan baik.
Sehingga, jamur akan sangat mudah tumbuh. Bukan hanya rasa gatal, perih dan kemerahan yang muncul tapi juga bisa berdampak negatif pada kesuburan. Jadi, pastikan pakaian dalam yang Anda kenakan berbahan nyaman dan tak terlalu ketat. (Baca juga : Penyebab mis V Kering)
Itulah tadi beberapa Fakta dari Dampak Buruk Pemakaian Pakaian Ketat. Semoga bisa bermanfaat

0 komentar em “Dampak Buruk Pemakaian Pakaian Ketat”

Poskan Komentar