Warung Bebas

Kamis, 26 April 2012

Cara mengetahui Gejala Autisme Sejak Dini

Cara mengetahui Gejala Autisme Sejak Dini - Dalam beberapa waktu terakhir ini , jumlah anak yang mengalami autisme mengalami kenaikan yang cukup siknifikan. Hal ini sangat memprihatinkan. Untuk mencegah ini semakin memburuk dan terjadi pada anak anda, sebaiknya ketahui gejalanya sejak dini dengan memeriksakan ke dokter sejak usia 18 sampai dengan 24 bulan. Tanda tanda peringatan untuk kemampuan sosial dan komunikasi  akan lebih cepat diketahui oleh dokter.Tapi yang lebih penting, orangtua juga perlu memahami bagaimana tanda-tanda anak mengidap autisme. Risiko sang anak mengidap autisme semakin besar jika saudaranya mengidap autisme

Sejak bayi menginjak usia 1 tahun, periksalah kondisi sosial dan emosionalnya. Biasanya, bayi berusia 6 bulan sudah bisa tersenyum kembali ketika diajak bercanda. Terkadang bayi tidak mengalami autisme, tetapi mengalami keterlambatan perkembangan yang juga sebaiknya dideteksi sejak dini.
Untuk mendeteksi adanya gangguan perkembangan mental, bayi berusia 9, 18, 24 dan 30 bulan sebaiknya diperiksa ke dokter anak. Dokter akan segera membantu jika ada kekhawatiran mengenai gangguan perkembangan anak atau jika ternyata hasil pemeriksaan autisme positif.Bayi di bawah umur 3 tahun yang didiagnosis autisme harus dirujuk ke program intervensi dini, sedangkan anak yang lebih tua bisa mendapat penanganan khusus.

Seperti dilansir oleh parenting.com, tanda tanda autisme bisa diketahui dari beberapa gejala seperti :
1. Usia 3 bulan: Bayi tidak tersenyum ketika diajak tersenyum atau berbicara
2. Usia 8 bulan: Bayi tidak ikut menatap mata ketika dipandang
3. Usia 10 sampai 12 bulan: Bayi tidak melihat arah yang ditunjuk kemudian bereaksi menatap balik orang di hadapannya.

Dan berikut ini adalah beberapa tanda tanda yang direkomendasikan oleh dokter. Jangan panik jika mengetahui salaah satu gejala dibawah ini pada anak anda. Perikskan ke dokter dan tanyakan apakah gejala yang sedang anda temukan pada anak anda benar.

-  Usia 2 sampai 3 bulan, bayi tidak sering melakukan kontak mata.
-  Usia 3 bulan, bayi tidak tersenyum ketika diajak bercanda atau mendengar suara pengasuhnya.
-  Usia 6 bulan, bayi tidak tertawa atau membuat ekspresi gembira lainnya.
- Usia sekitar 8 bulan, bayi tidak mengikuti pandangan mata ketika orang yang menatapnya memalingkan muka ke benda lain. 
-  Usia 9 bulan, bayi belum mulai mengoceh.
-  Usia 1 tahun, bayi tidak konsisten menoleh ketika namanya dipanggil.
-  Usia 1 tahun, bayi nampak tidak peduli terhadap vokalisasi, yaitu kurang merespon saat namanya dipanggil. Namun memiliki kepekaan yang tajam terhadap suara lingkungan di sekitarnya.
-  Usia 1 tahun, bayi tidak terlibat dalam vokalisasi namanya bersama pengasuh.
-  Usia 1 tahun, bayi belum dapat melambaikan tangan seolah-olah mengucapkan selamat tinggal.
-  Usia 1 tahun, bayi tidak dapat mengikuti atau melihat ke arah yang ditunjuk.
-  Usia 16 bulan, bayi tidak berkata-kata.
-  Usia 18 bulan, bayi tidak nampak memiliki hal-hal yang menarik minatnya.
-  Usia 24 bulan, bayi tidak bisa mengucapkan dua kata yang memiliki arti.
-  Setiap saat, bayi nampak kehilangan salah satu keterampilan yang sebelumnya pernah dikuasai.

Itulah tadi beberapa hal Cara mengetahui Gejala Autisme Sejak Dini. Semoga bisa bermanfaat.

0 komentar em “Cara mengetahui Gejala Autisme Sejak Dini”

Posting Komentar