Warung Bebas

Kamis, 16 Februari 2012

Tipu Pengguna Internet, 'Wikapedia' dan 'Twtter' Ditutup


CALIFORNIA - Dua situs palsu yang menyamar sebagai Wikipedia dan Twitter, telah 'diusir' dari internet. Tidak hanya itu, masing-masing situs itu juga dikenakan denda senilai USD156 ribu.

Perusahaan-perusahaan dibalik kedua situs, memanfaatkan kesalahan ketik dan mereka mendaftarkan nama domain yang hampir mirip dengan nama situs yang asli. Biasanya nama domain tersebut diakali, dengan menghilangkan satu huruf atau salah eja dari situs populer yang telah ada.

Dilansir Mashable, Jumat (17/2/2012), website seperti 'Wikapedia' dan 'Twtter' memang banyak bermunculan di website untuk mengelabui pengguna internet. Website palsu ini memanfaatkan pengguna yang tidak curiga, untuk meng-klik iklan palsu dan mengklaim bahwa mereka memenangkan hadiah.

Pada kedua kasus ini, pelanggan mendapatkan kesan bahwa untuk masuk atau mendapatkan hadiah, maka mereka harus memasukkan rincian kontak mereka dan menjawab beberapa pertanyaan. Selain itu, untuk memenangkan hadiah seperti iPad, situs akan meminta nomor ponsel pengguna lalu akan mengirimkan pesan teks dan pin.

Kemudian situs akan mengirimkan pertanyaan-pertanyaan survei, dan setiap kali seseorang menanggapi pertanyaan tersebut melalui pesan teks, maka mereka dibebankan biaya.

Akibat ulah perusahaan-perusahaan dibalik kedua situs palsu itu, mereka dikenakan denda untuk 'Wikapedia' dan 'Twtter'. Denda tersebut karena mereka membebankan pembayaran pada orang yang menanggapi survei, dan adanya penetapan harga yang tidak dijelaskan pada iklan berhadiah tadi.

0 komentar em “Tipu Pengguna Internet, 'Wikapedia' dan 'Twtter' Ditutup”

Posting Komentar